Pencarian

Aplikasi Cuaca Bawaan Windows 11 Boros RAM 1,2 GB dan Penuh Iklan, Ini Bukti Nyatanya

Selasa, 11 Agustus 2026 • 01:21:01 WIB
Aplikasi Cuaca Bawaan Windows 11 Boros RAM 1,2 GB dan Penuh Iklan, Ini Bukti Nyatanya
Aplikasi MSN Weather di Windows 11 tercatat menggunakan RAM hingga 1,2 GB saat berjalan di latar belakang.

KALIMANTAN SELATAN — Masalah optimasi sistem operasi Windows 11 kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya menuai kritik karena iklan di menu Start dan dorongan fitur AI, kini giliran aplikasi bawaan yang dipertanyakan efisiensinya. Pengujian terbaru dari Windows Latest mengungkap fakta mengejutkan tentang aplikasi MSN Weather yang menjadi aplikasi cuaca default di Windows 11.

Bukan Aplikasi Sungguhan, Melainkan Web Wrapper

Temuan utama dari pengujian ini adalah arsitektur aplikasi yang tidak lazim. Saat penulis Windows Latest membuka Task Manager, mereka menemukan MSN Weather menjalankan 8 subproses berbasis Chromium. Ini menandakan aplikasi tersebut sebenarnya hanyalah website yang dirender melalui teknologi WebView 2, bukan aplikasi native yang memakai framework WinUI seperti seharusnya.

Konsekuensi dari arsitektur ini sangat terasa pada konsumsi memori. Dalam pengujian, aplikasi cuaca bawaan Windows ini bisa menghabiskan RAM hingga 1,2 GB saat berjalan di latar belakang. Angka ini sangat kontras jika dibandingkan dengan aplikasi Cuaca bawaan macOS buatan Apple yang hanya memakan sekitar 250 MB untuk menampilkan data serupa—artinya lima kali lebih hemat.

Iklan Mengganggu di Dalam OS Berbayar

Selain masalah konsumsi RAM, pengguna juga dihadapkan pada deretan iklan yang muncul di dalam aplikasi. Windows Latest melaporkan melihat iklan Adobe Acrobat saat memeriksa prakiraan cuaca, sementara tim kami menemukan dua iklan berbeda, yakni dari LendingTree dan Spotify. Ironisnya, iklan-iklan ini tampil di aplikasi yang sudah menjadi bagian dari sistem operasi berbayar.

Dari sisi tampilan, MSN Weather sebenarnya layak diapresiasi. Aplikasi ini menyajikan data yang lengkap dan akurat, mulai dari radar cuaca langsung, prakiraan angin per jam, indeks kualitas udara, hingga fase bulan. Data tersebut dihimpun dari berbagai penyedia global, terutama Foreca. Namun, nilai estetika dan kelengkapan data menjadi kurang berarti ketika pengguna harus berkompromi dengan iklan dan konsumsi sumber daya yang boros.

Janji Rekonstruksi Aplikasi Native Microsoft

Microsoft sebenarnya sudah berkomitmen untuk membangun ulang semua aplikasi native Windows 11 ke framework Win32 yang lebih optimal. Namun, belum ada kejelasan apakah komitmen ini mencakup layanan bermerek MSN seperti MSN Weather dan MSN News. Perbedaan identitas ini menimbulkan kebingungan tersendiri, karena aplikasi-aplikasi tersebut hanya disebut dengan nama utilitasnya di sistem operasi, tanpa embel-embel MSN.

Pertanyaan besarnya, apakah pembaruan nanti akan menghilangkan iklan-iklan tersebut? Hingga saat ini, belum ada jawaban pasti. Yang jelas, bagi pengguna yang menginginkan pengalaman bersih dan hemat sumber daya, opsi paling praktis untuk sementara waktu adalah memanfaatkan aplikasi cuaca dari pihak ketiga atau sekadar melihat prakiraan dari ponsel.

Kesimpulan: Cermin Masalah Kronis Windows 11

Kasus MSN Weather ini menjadi representasi sempurna dari keluhan utama pengguna terhadap Windows 11: bloatware, iklan yang meruyak, dan kurangnya optimasi. Meski Microsoft telah mengakui kesalahannya dan berjanji membenahi sistem operasi, pengguna tetap membutuhkan solusi jangka pendek. Sampai ada pembaruan signifikan yang menghadirkan aplikasi cuaca native yang efisien dan bebas iklan, pengguna Windows 11 disarankan untuk tidak mengandalkan aplikasi bawaan ini sebagai sumber informasi cuaca harian.

Follow www.kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks