Pencarian

DLH Kalsel dan Insan Pers Gelar Green Action di Banjar, 600 Bibit Pohon Ditanam hingga Sampah Ditukar Sembako

Minggu, 09 Agustus 2026 • 22:31:01 WIB
DLH Kalsel dan Insan Pers Gelar Green Action di Banjar, 600 Bibit Pohon Ditanam hingga Sampah Ditukar Sembako
Warga menukarkan sampah plastik dan organik dengan sembako dalam kegiatan Green Action yang digelar DLH Kalsel bersama insan pers di Banjar.

BANJAR — Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka membawa kantong-kantong berisi sampah plastik dan organik ke lokasi acara. Setiap tumpukan sampah yang diserahkan langsung ditimbang dan ditukar dengan sembako yang sudah disiapkan panitia. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan, Hari Jadi Kabupaten Banjar, dan HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

Kepala DLH Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo, menyebut aksi ini bukan sekadar seremonial. Ia menekankan pentingnya mengubah kebiasaan warga dalam mengelola sampah dari hulu, mengingat sejumlah TPA di daerah tersebut terpaksa ditutup karena masih menggunakan sistem pembuangan terbuka yang melanggar regulasi lingkungan.

Pemilahan Sampah Rumah Tangga Jadi Kunci Kurangi Beban TPA

Rahmat menjelaskan, kampanye ini menyasar kebiasaan paling mendasar: memisahkan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga. Menurutnya, langkah sederhana ini akan mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA secara signifikan.

"Kita berharap masyarakat dan warga Provinsi Kalsel sudah mulai memilah sampah. Walaupun kampanye ini mungkin hanya menyumbang 1% dari total pemilahan, tapi ini adalah langkah sosialisasi untuk membudayakan kebiasaan tersebut. Harapannya, yang masuk ke TPA nantinya hanyalah sampah residu," tegasnya di sela-sela kegiatan.

Uji coba sistem pemilahan ini, lanjut Rahmat, sudah mulai diterapkan di sejumlah kabupaten/kota seperti Banjarbaru dan Banjarmasin. Jika berjalan konsisten, kebiasaan ini dinilai mampu menghidupkan roda ekonomi sirkular di tengah masyarakat, di mana sampah memiliki nilai tukar dan tidak berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir.

Mengapa Sampah Jadi Komoditas Tukar Sembako?

Mekanisme tukar sampah dengan sembako dipilih bukan tanpa alasan. Model ini dianggap efektif memberikan insentif langsung kepada warga. Selain membersihkan lingkungan, masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi secara nyata.

"Anggaplah ini bagian dari charity. Filosofinya begini, kita bantu orang, tapi kita tidak merendahkan orang. Kita memberi, tapi melalui edukasi. Lewat pemilahan seperti ini, mudah-mudahan Kalimantan Selatan bisa menjadi provinsi yang bersih," tutur Rahmat.

Dalam agenda Green Action tersebut, tiga kegiatan utama berjalan serentak. Selain penukaran sampah, dilakukan kerja bakti pembersihan lingkungan desa secara gotong royong serta penanaman 600 bibit pohon yang terdiri dari jenis Mahoni, Tabebuya, dan Trembesi di area sekitar desa.

DLH Dorong Perusahaan Ikut Berperan dalam Aksi Sosial

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tidak berhenti pada imbauan kepada masyarakat. Rahmat mengajak seluruh elemen pemerintahan, mulai dari DLH kabupaten/kota, camat, kepala desa, hingga komunitas untuk merutinkan kegiatan serupa. Sektor swasta dan investor di Kalsel juga diharapkan menjadikan aksi lingkungan ini sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Apresiasi khusus disampaikan Rahmat kepada rekan-rekan media yang menginisiasi kegiatan positif ini. Ia berharap kolaborasi antara pers, pemerintah, dan warga ini tidak berhenti di Martapura Timur, melainkan menjadi agenda berkelanjutan yang direplikasi di daerah lain.

Follow www.kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks