JAKARTA - Optimalisasi tata ruang menjadi kunci pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta yang berdiri di atas lahan seluas 40.320 m2 pada kawasan perkotaan dengan ketersediaan lahan yang terbatas.
Gedung sekolah pada kompleks ini memiliki luas sekitar 9.721,95 m² dengan ruang kelas berkapasitas 25 siswa per kelas, dilengkapi perpustakaan, laboratorium komputer dan bahasa, serta laboratorium kimia, fisika, dan biologi.
Kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta terdiri atas gedung sekolah, asrama siswa, hunian guru, fasilitas olahraga, masjid, kantin, dan ruang serbaguna. Asrama SD putra dan putri masing-masing dilengkapi kamar tidur, ruang pengasuh, area komunal, area cuci dan jemur, serta toilet.
Asrama SMP/SMA putri memiliki kapasitas hingga 216 orang dengan fasilitas kamar tidur, area komunal, ruang pengasuh, area cuci dan jemur, serta fasilitas pendukung lainnya. Asrama SMP/SMA putra juga memiliki kapasitas 216 orang dengan fasilitas yang serupa.
Kompleks tersebut dilengkapi masjid seluas sekitar 1.530 m², lapangan basket, lapangan futsal, serta fasilitas pendukung lainnya. Menteri Dody menilai fasilitas yang telah tersedia tersebut mampu mendukung konsep pendidikan berasrama yang dilengkapi tempat tinggal siswa dan guru serta berbagai fasilitas penunjang kegiatan pendidikan.
"Bangunannya sudah jadi, bagus. Tinggal sedikit-sedikit, minor. Secara keseluruhan sudah bagus. Secara bertahap pasti akan ada tambahan, beberapa bulan lagi akan masuk tambahan siswa," kata Dody Hanggodo saat meninjau fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Sekolah Rakyat Jakarta telah mulai melaksanakan kegiatan pendidikan sejak 14 Juni 2026 dengan total 404 siswa, terdiri atas 29 siswa SD, 153 siswa SMP, dan 222 siswa SMA.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan penyempurnaan fasilitas tetap dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang telah berjalan.
"Ini buah pemikiran Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memutus kemiskinan sedini mungkin. Salah satu caranya adalah menyekolahkan adik-adik kita di sini. Yang penting bagaimana fasilitas ini bisa benar-benar mendukung anak-anak untuk belajar," kata Menteri Dody.
"Sekolah Rakyat ini seperti boarding school, tapi dengan kualitas yang boleh dibandingkan dengan sekolah swasta yang boarding school," pungkas Menteri PU Dody Hanggodo.