Gubernur Kalsel Muhidin Turun ke Titik Api Karhutla di Pengayuan Banjarbaru, Ikut Padamkan dengan Ranting Pohon

Penulis: Wahyudi Santoso  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:32:01 WIB
Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin memadamkan api menggunakan ranting pohon di titik karhutla Pengayuan, Banjarbaru, Selasa (11/8/2026).

BANJARBARU — Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Selasa (11/8/2026). Ia bergerak cepat setelah menerima laporan warga tentang munculnya titik api di wilayah tersebut.

Muhidin tiba di lokasi sekitar pukul 16.15 WITA bersama Kapolda Kalsel, Kepala BIN Daerah Kalsel, Danlanud, Danlanal, serta perwakilan Danrem 101/Antasari. Rombongan langsung menyisir area terdampak dan mendatangi sejumlah titik api yang masih menyala.

Gubernur Terjun Langsung ke Area Terdampak

Di tengah kepungan asap, Muhidin tak hanya memantau dari kejauhan. Ia turun ke area terdampak dan ikut memadamkan api menggunakan ranting pohon sebelum petugas berhasil mengoperasikan mesin alkon.

Setelah mesin penyemprot air siap, petugas bersama gubernur dan jajaran Forkopimda melakukan penyemprotan ke sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap dan api kecil. Proses pemadaman berlangsung hingga menjelang petang.

Sinergi TNI-Polri dan BPBD dalam Pemadaman

Operasi pemadaman melibatkan Satgas Karhutla dari BPBD Provinsi Kalsel, BPBD Kota Banjarbaru, serta unsur TNI-Polri. Setelah api padam, petugas terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

"Kita hari ini turun bersama-sama Forkopimda, ada Pak Kapolda, Kabinda, Danlanud, Danlanal dan Korem memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Pengayuan, Banjarbaru. Kita turun setelah sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat. Alhamdulillah, titik-titik api berhasil kita padamkan," ujar Muhidin.

Warga Diminta Segera Laporkan Titik Api

Meski api telah berhasil dipadamkan, Muhidin meminta Satgas Karhutla tetap meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api di sejumlah wilayah.

Gubernur juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan kebakaran lahan agar dapat ditangani dengan cepat.

"Kami mengharapkan informasi dari masyarakat bila mengetahui adanya kebakaran lahan di mana saja. Laporkan dan Satgas akan datang untuk memadamkan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat atau siapa saja agar tidak melakukan pembakaran lahan," tegasnya.

Muhidin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, petugas pemadam, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani karhutla, terutama di tengah kondisi yang rawan terjadi kebakaran lahan.

Reporter: Wahyudi Santoso
Sumber: lenterakalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top