Pencarian

Samsung dan Telkom Teken MoU Solusi AI-IoT untuk Bisnis Indonesia

Jumat, 09 Oktober 2026 • 18:36:02 WIB
Samsung dan Telkom Teken MoU Solusi AI-IoT untuk Bisnis Indonesia
Perwakilan Samsung Electronics Indonesia dan Telkom menandatangani nota kesepakatan pengembangan solusi AI dan IoT untuk pelanggan bisnis di Kalimantan Selatan.

KALIMANTAN SELATAN — Samsung Electronics Indonesia dan Telkom menandatangani nota kesepakatan untuk mengembangkan solusi digital terintegrasi berbasis AI dan IoT bagi pelanggan bisnis. Kerja sama berlaku satu tahun, menyasar sektor manufaktur, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga layanan keuangan. Kedua perusahaan belum mengumumkan produk komersial hasil kolaborasi ini.

MoU diteken langsung oleh Lee Hun, Vice President Director Samsung Electronics Indonesia, dan Arfianto Ramadhian, VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom. Lingkup kesepakatan mencakup perangkat enterprise, kecerdasan buatan, Internet of Things, hingga infrastruktur digital TelkomGroup.

Keduanya akan mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, menguji teknologi lewat Proof of Concept (PoC), lalu menyiapkan penawaran solusi bersama. Samsung menyebut platform keamanan Knox telah dipakai lebih dari 35.000 bisnis di 134 negara.

Apa yang Bakal Dikerjakan Samsung dan Telkom

Fokus pertama kolaborasi ini adalah digitalisasi pekerja lapangan. Perangkat Samsung yang tahan kondisi kerja menantang akan dipadukan dengan sistem keamanan dan konektivitas TelkomGroup.

Keduanya juga menjajaki pengelolaan perangkat skala besar melalui Galaxy Enterprise Edition dan Samsung Knox. Galaxy AI dan Samsung DeX berpotensi dipakai untuk meningkatkan produktivitas karyawan, sementara SmartThings dan IoT mendukung operasional terhubung seperti pengawasan dan kontrol akses.

Integrasi layar pintar dan digital display dengan layanan digital TelkomGroup masuk dalam rencana pengembangan. Telkom berperan mengidentifikasi peluang bisnis dan mendukung pemasaran bersama.

Pembagian Peran Kedua Pihak

Samsung menyediakan dukungan teknis, pelatihan, demonstrasi produk, serta pengujian teknologi. TelkomGroup membawa infrastruktur jaringan nasional, cloud, data center, cybersecurity, dan managed services untuk melengkapi ekosistem perangkat Samsung.

"Transformasi digital membutuhkan lebih dari sekadar adopsi teknologi. Perusahaan membutuhkan ekosistem yang dapat menghubungkan perangkat, konektivitas, keamanan, dan layanan digital dalam satu solusi yang relevan dengan kebutuhan bisnis," ujar Yadi Prayitno, Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia.

Yadi menambahkan, Samsung ingin mengeksplorasi integrasi kapabilitas enterprise-nya dengan TelkomGroup menjadi solusi end-to-end yang menjawab kebutuhan operasional nyata perusahaan di Indonesia.

Belum Ada Produk Komersial

Arfianto Ramadhian menyebut pelanggan enterprise saat ini butuh solusi utuh, bukan produk yang berdiri sendiri. "MoU ini adalah titik awal. Langkah berikutnya adalah menguji use case prioritas bersama pelanggan, sehingga kolaborasi ini benar-benar menjawab kebutuhan nyata di lapangan," ujarnya.

Meski begitu, Samsung dan Telkom belum mengumumkan produk atau layanan komersial hasil kolaborasi. Bentuk solusi dan kerja sama bisnis selanjutnya akan ditentukan berdasarkan kebutuhan pelanggan serta hasil pengujian, lalu dituangkan dalam perjanjian terpisah.

Kolaborasi ini menempatkan Telkom sebagai integrator infrastruktur digital bagi perangkat Samsung di segmen enterprise, bersaing dengan paket solusi serupa dari vendor global yang menggandeng operator telekomunikasi lokal di pasar Asia Tenggara.

Follow www.kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks