KALIMANTAN SELATAN — Microsoft resmi memperkenalkan Surface Laptop Ultra, laptop premium pertama yang ditenagai prosesor Nvidia RTX Spark untuk kalangan profesional kreatif, AI, dan engineering. Perangkat ini menyasar pekerja yang membutuhkan performa grafis tinggi, dengan klaim kecepatan pembuatan video 6,2 kali lebih cepat dibanding MacBook Pro M5. Pre-order dibuka mulai USD 2.599 (sekitar Rp 46,5 jutaan), dengan pengiriman perdana pada 16 Oktober.
Laptop ini menyasar profesional dengan beban kerja menuntut: pengembangan software, AI, engineering, hingga pemodelan 3D. Posisinya jelas mengarah ke segmen yang selama ini dikuasai lini MacBook Pro.
Layar Mini-LED PixelSense Ultra 15,3 Inci
Surface Laptop Ultra mengusung layar sentuh Mini-LED PixelSense Ultra berukuran 15,3 inch dengan resolusi 3270 x 2180 pixel. Panelnya mendukung dynamic refresh rate hingga 120Hz dan rasio 3:2 yang lebih lega untuk kerja produktif.
Tingkat kecerahan mencapai 2.000nits, dilengkapi dukungan Dolby Vision IQ. Kombinasi ini ditujukan untuk pekerjaan color grading dan editing di ruangan dengan pencahayaan sulit.
Dua Konfigurasi Nvidia RTX Spark
Dapur pacu Surface Laptop Ultra mengandalkan prosesor Nvidia RTX Spark yang dirancang khusus untuk kebutuhan AI. Microsoft menyediakan dua konfigurasi: versi basic dengan RTX Spark N1X dan CPU 18-core, serta versi lebih bertenaga dengan CPU 20-core.
Versi basic mendukung RAM hingga 32GB. Sementara varian 20-core bisa dipasangkan RAM hingga 128GB. Untuk penyimpanan, tersedia pilihan SSD hingga 2TB dan pengguna masih bisa menambah kapasitas sendiri.
Klaim performa Microsoft cukup agresif. Dibanding MacBook Pro dengan chip M5 Pro, Surface Laptop Ultra disebut 6,2 kali lebih cepat untuk pembuatan video, 4,3 kali lebih cepat untuk pembuatan gambar, dan 2,1 kali lebih cepat dalam memproses token pertama.
Magnetic Connect dan Port Lengkap
Microsoft menyematkan haptic touchpad yang diklaim 30% lebih besar dibanding touchpad umum di laptop 15 inch. Konektivitasnya mencakup USB-C, USB-A, HDMI, audio jack 3,5mm, dan SD card reader.
Ada satu port baru bernama Magnetic Connect. Cara kerjanya mirip MagSafe di MacBook, menggabungkan pengisian daya magnetik dengan kabel USB-C tradisional. Engadget melaporkan fitur ini sebagai salah satu pembeda utama dari lini Surface sebelumnya.
Baterai, Bobot, dan Harga
Baterai Surface Laptop Ultra diklaim bertahan hingga 15 jam untuk menonton video. Bobotnya 2 kg, tersedia dalam pilihan warna Platinum dan Nightfall.
Perangkat ini sudah bisa dipesan lewat pre-order dengan harga mulai USD 2.599 atau sekitar Rp 46,5 jutaan. Ketersediaan perdana dijadwalkan mulai 16 Oktober.
Bagi pelaku bisnis digital dan investor startup di Indonesia, kehadiran Surface Laptop Ultra menambah opsi perangkat kerja kelas atas di luar ekosistem Apple. Sinyal yang lebih besar: Nvidia makin agresif masuk ke segmen PC premium lewat kemitraan dengan vendor besar, langkah yang bisa menggeser peta persaingan chip laptop dalam beberapa tahun ke depan.