BANJARMASIN — Partai Hati Nurani Rakyat Kalimantan Selatan menambah kekuatan struktur organisasinya lewat pelantikan pengurus di enam wilayah sekaligus. Tiga DPC yang dilantik adalah Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kota Banjarmasin. Adapun tiga PAC yang dilantik adalah Tanah Laut, Banjarmasin, dan Banjarbaru.
Sekretaris DPD Partai Hanura Kalsel, Hj. Syarifah Syantiansyah, mengatakan pelantikan tersebut menjadi awal bagi para pengurus untuk menjalankan tugas organisasi, memperkuat solidaritas, serta mendekatkan partai kepada masyarakat.
Kedekatan dengan Warga Jadi Kunci Hadapi Agenda Politik
Syantiansyah menegaskan pengurus yang telah dilantik harus segera melakukan konsolidasi dan membangun kerja sama agar organisasi semakin solid dalam menghadapi agenda politik mendatang.
"Setelah dilantik, kita memiliki tugas dan tanggung jawab untuk dekat dengan masyarakat, menjalin hubungan baik, serta mendengarkan aspirasi mereka," ujarnya.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu kunci agar Hanura semakin dikenal dan mampu bersaing dalam pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah. Ia juga menekankan pentingnya kerja keras, loyalitas, kebersamaan, dan kekompakan seluruh kader dalam menjalankan amanah organisasi.
Air Bersih dan Kabut Asap Karhutla Masuk Prioritas
Syantiansyah menyebut persoalan ketersediaan air dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian yang perlu ditangani. Menurutnya, partai telah menyediakan sejumlah sarana pendukung, di antaranya unit pemadam kebakaran dan lima unit fasilitas sarana air.
"Pengurus DPC dan PAC diharapkan dapat bekerja sama turun ke masyarakat untuk melihat langsung kebutuhan yang menjadi prioritas," pungkasnya.
Ia berharap para pengurus DPC dan PAC aktif turun ke lapangan, menyampaikan program partai, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat untuk menentukan langkah yang tepat.
Melalui penguatan struktur hingga tingkat kecamatan, Hanura Kalsel berharap solidaritas kader semakin meningkat dan kehadiran partai dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.