Pencarian

Pimpinan ShinyHunters Ditangkap, Diduga Jebol Data FBI

Kamis, 01 Oktober 2026 • 13:38:31 WIB
Pimpinan ShinyHunters Ditangkap, Diduga Jebol Data FBI
Polisi Belanda menangkap pria 24 tahun yang diduga memimpin kelompok peretas ShinyHunters.

KALIMANTAN SELATAN — Kepolisian Nasional Belanda menangkap seorang pria berusia 24 tahun yang diduga memimpin kelompok peretas ShinyHunters, dalang pencurian data 5.000 nama pegawai FBI. Penangkapan berlangsung dramatis pada 15 September 2026 dengan granat kejut, dan yang bersangkutan mulai diadili pada 29 September 2026. Kasus ini menandai salah satu pembalasan paling agresif FBI terhadap kelompok ransomware yang menyasar institusi pemerintah.

Pihak berwenang belum merilis identitas resmi tersangka. Namun Reuters melaporkan, berdasarkan keterangan Benjamin Korper dari perusahaan keamanan siber Neo Security yang berbasis di Amsterdam, pria tersebut adalah Pepijn van der Stap, yang menjabat sebagai kepala keamanan ofensif di perusahaan Korper.

Korper menuturkan tim penyelidik forensik Belanda mendatangi kantornya pada 15 September 2026. Malam itu Van der Stap ditangkap polisi dalam operasi yang melibatkan granat kejut. Van der Stap sebelumnya pernah dihukum pada 2023 atas pelanggaran pencurian data dan pemerasan, lalu dibebaskan dari penjara pada Desember 2025.

Siapa Pepijn van der Stap

Van der Stap bukan nama baru di dunia kejahatan siber Eropa. Vonis 2023 menempatkannya sebagai residivis yang kembali beroperasi tak lama setelah menghirup udara bebas. Posisinya sebagai kepala keamanan ofensif di Neo Security menimbulkan pertanyaan soal bagaimana perusahaan keamanan siber mempekerjakan orang dengan rekam jejak kriminal.

ShinyHunters membantah Van der Stap punya kaitan dengan mereka. Kelompok itu menyebut polisi Belanda tidak kompeten dan menegaskan penangkapan tersebut tidak akan mengubah operasi mereka.

"Ini bukan ancaman. Tidak akan terjadi apa-apa," kata ShinyHunters dalam pernyataan mereka.

Data 5.000 Pegawai FBI Diduga Dicuri

404 Media pertama kali melaporkan dugaan peretasan situs FBIJobs.gov. Menurut laporan tersebut, ShinyHunters membagikan daftar berisi 5.000 nama yang diduga pejabat FBI kepada sejumlah jurnalis. Pendiri 404 Media, Joseph Cox, menyatakan kelompok itu belum merilis data klaim curian ke publik, tetapi memberi sampel cukup besar ke beberapa jurnalis.

Situs FBIJobs.gov sejak 2017 menjadi portal bagi pencari kerja yang ingin melamar posisi agen maupun staf pendukung di FBI. Berdasarkan memo internal FBI, dampak peretasan mencakup pegawai yang masih aktif hingga yang sudah keluar.

Para pejabat belum mengungkap bagaimana ShinyHunters memperoleh akses ke sistem tersebut. Direktur FBI Kash Patel dalam unggahan media sosialnya tidak menyebut nama orang yang ditangkap, tetapi menyatakan yang bersangkutan diduga salah satu pemimpin ShinyHunters.

Ancaman FBI ke Sisa Anggota ShinyHunters

Asisten Direktur FBI Brett Leatherman menyampaikan peringatan keras kepada anggota ShinyHunters yang masih bebas. Pidatonya pada 29 September 2026 menjadi sinyal bahwa FBI tidak berhenti di satu penangkapan.

"Anda tahu cara menemukan kami, dan kami tahu cara menemukan Anda. Saya sarankan Anda menghubungi kami terlebih dahulu selagi pilihan masih ada di tangan Anda," kata Leatherman, dikutip dari USA Today, Kamis (1/10/2026).

Leatherman menambahkan penangkapan punya cara mengubah siapa yang bersedia berbicara, dan penyitaan infrastruktur menunjukkan siapa yang masih tersisa.

"Kepada anggota ShinyHunters yang tersisa... Penangkapan memiliki cara untuk mengubah siapa yang bersedia berbicara, dan penyitaan infrastruktur memiliki cara untuk menunjukkan kepada kita siapa yang masih tersisa. Semakin lama Anda bertahan di sini, semakin banyak yang kami pelajari tentang Anda," ujarnya.

Implikasi bagi Ekosistem Keamanan Siber

Penangkapan Van der Stap menyoroti celah pengawasan industri keamanan siber di Eropa. Seseorang dengan vonis pencurian data bisa menempati posisi strategis di perusahaan yang seharusnya melindungi klien dari serangan siber.

Bagi institusi di Indonesia, kasus ini menjadi pengingat bahwa data pegawai di portal rekrutmen publik tetap menjadi target empuk. FBIJobs.gov menyimpan informasi pribadi pelamar yang mencakup identitas dan riwayat karier, mirip dengan portal rekrutmen instansi pemerintah maupun perusahaan swasta di dalam negeri.

FBI belum mengumumkan jadwal persidangan lanjutan atau kemungkinan penangkapan tambahan terhadap anggota ShinyHunters lainnya.

Follow www.kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks