Pencarian

Beasiswa Anak Yatim Pemkab Balangan Mulai Disalurkan 1 Juli 2026, DPRD Minta Data Penerima Akurat

Kamis, 01 Oktober 2026 • 08:32:31 WIB
Beasiswa Anak Yatim Pemkab Balangan Mulai Disalurkan 1 Juli 2026, DPRD Minta Data Penerima Akurat
Anggota DPRD Balangan Syahbuddin menilai program beasiswa anak yatim sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan.

PARINGIN — Pemkab Balangan menjalankan program beasiswa anak yatim yang menyasar keluarga yang kehilangan kepala keluarga. Anggota DPRD Balangan Syahbuddin menyebut kebijakan ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan masyarakat.

Setiap kepala keluarga yang meninggal dunia dapat mengajukan beasiswa untuk maksimal dua anak. Bantuan berlaku sesuai jenjang pendidikan yang sedang ditempuh penerima.

Beasiswa Berlaku hingga Jenjang Perguruan Tinggi

Syahbuddin menilai program ini memiliki arti penting bagi keluarga yang ditinggalkan. Selain meringankan beban ekonomi, beasiswa memberi kepastian bagi anak yatim untuk terus bersekolah.

"Program ini sangat positif karena memberikan kepastian bagi anak-anak yatim untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi," ujar Syahbuddin, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan anak yatim merupakan bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Balangan. Dengan kesempatan pendidikan yang tetap terjaga, anak-anak tersebut diharapkan tumbuh tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.

"Pendidikan ini merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Balangan," katanya.

DPRD Soroti Akurasi Data dan Kemudahan Pengajuan

Syahbuddin mengingatkan agar pelaksanaan program tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Akurasi data penerima menjadi faktor penting agar program benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan.

Ia juga mendorong mekanisme pengajuan dibuat sederhana dan mudah dipahami masyarakat. Keluarga yang sedang menghadapi kondisi kehilangan anggota keluarga dinilai perlu mendapat kemudahan dalam proses administrasi.

"Pendataan calon penerima harus dilakukan secara akurat, proses pengajuannya mudah, serta pengawasannya diperkuat agar bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak," tegasnya.

Harapan Keberlanjutan Program

Syahbuddin berharap program beasiswa anak yatim di Balangan berjalan konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan ini menjadi salah satu bentuk perlindungan pendidikan bagi anak yatim di daerah tersebut.

Pelaksanaan program yang dimulai 1 Juli 2026 itu menyasar keluarga yang kehilangan orangtua sebagai penerima manfaat utama. Pemkab Balangan belum merinci jumlah penerima maupun besaran nominal beasiswa yang disalurkan.

Follow www.kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kanalkalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks