Pencarian

Pemprov Kalsel Kelola 78 Armada Trans Banjarbakula, Subsidi Rp 74 Miliar Perkuat 5 Koridor

Kamis, 01 Oktober 2026 • 07:29:02 WIB
Pemprov Kalsel Kelola 78 Armada Trans Banjarbakula, Subsidi Rp 74 Miliar Perkuat 5 Koridor
Armada Trans Banjarbakula melayani penumpang di salah satu koridor utama kawasan Banua.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengelola penuh 78 armada Trans Banjarbakula yang melayani lima koridor utama di kawasan Banua. Pengelolaan dilakukan setelah serah terima dari Kementerian Perhubungan, didukung subsidi Rp 74 miliar pada 2025. Integrasi ini menghubungkan layanan dengan angkutan lokal di Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, hingga Tanah Laut.

BANJARMASIN — Sebanyak 78 armada Trans Banjarbakula kini beroperasi di bawah kendali Pemprov Kalimantan Selatan setelah proses serah terima dari Kementerian Perhubungan rampung. Armada tersebut melayani lima koridor utama yang menghubungkan Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Tanah Laut. Layanan ini juga terhubung langsung dengan angkutan lokal di kawasan Banjarmasin.

Subsidi sebesar Rp 74 miliar digelontorkan Pemprov Kalsel pada 2025 untuk menopang operasional armada. Intervensi anggaran itu menjadi bagian dari upaya memperluas aksesibilitas transportasi publik bagi warga Banua, termasuk ke kawasan pelosok.

Lima Koridor Utama dan Koneksi ke Angkutan Lokal

Trans Banjarbakula melayani lima koridor yang menjadi tulang punggung konektivitas antarkota di kawasan Banua. Koridor-koridor itu menghubungkan titik-titik padat pergerakan warga, mulai dari pusat kota hingga kawasan penyangga.

Setiap koridor dirancang terhubung dengan angkutan lokal di Banjarmasin. Pola integrasi itu memungkinkan penumpang berpindah moda tanpa harus keluar dari jaringan layanan utama. Koneksi serupa berlaku di Banjarbaru, Banjar, dan Tanah Laut.

Subsidi Rp 74 Miliar dan Serah Terima dari Kemenhub

Pengelolaan penuh oleh Pemprov Kalsel berjalan setelah serah terima aset dari Kemenhub. Peralihan kewenangan itu membuat Pemprov bertanggung jawab atas operasional harian, termasuk penjadwalan dan pemeliharaan armada.

Subsidi Rp 74 miliar pada 2025 menutup selisih biaya operasional yang tidak tertutup pendapatan tiket. Skema itu menjaga tarif tetap terjangkau bagi penumpang harian. Tanpa subsidi, biaya operasional lima koridor berpotensi membebani penumpang.

Janji Gubernur dan Sasaran Warga Pelosok

Langkah intervensi melalui Trans Banjarbakula merealisasikan janji gubernur untuk memperluas aksesibilitas mobilitas harian masyarakat Banua. Sasaran utamanya mencakup warga di kawasan pelosok yang selama ini bergantung pada angkutan pribadi atau kendaraan sewaan.

Kemudahan mobilitas harian menjadi fokus karena pergerakan warga antarkota di kawasan Banua cukup tinggi. Ketersediaan angkutan umum yang terintegrasi dinilai memperpendek waktu tempuh dan menekan biaya perjalanan.

Apa Dampaknya bagi Penumpang Harian

Bagi penumpang harian, integrasi lima koridor dengan angkutan lokal memangkas kebutuhan berpindah kendaraan di titik-titik tertentu. Warga dari Banjarmasin yang hendak ke Banjarbaru atau Tanah Laut dapat memakai satu jaringan layanan.

Pemprov Kalsel belum merinci rencana penambahan armada atau koridor baru. Evaluasi operasional dan serapan subsidi Rp 74 miliar menjadi acuan untuk tahap berikutnya.

Follow www.kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks