BANJARMASIN — Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan memperluas jangkauan distribusi air bersih di Kota Banjarmasin. Tiga lokasi menjadi sasaran penyaluran hari kedua, yakni Masjid Miftahul Janah di Jalan HKSN Kompleks AMD Permai, Perumahan Pemprov Abdi Persada serta kawasan HKSN dekat SMP 13 Banjarmasin, dan samping Musala Mahallul Khair di kawasan Pelabuhan Lama.
Penyaluran air bersih diangkut menggunakan mobil tangki menuju lokasi. Warga kemudian mengambil air dengan membawa wadah masing-masing untuk kebutuhan sehari-hari.
Kolaborasi Lintas Instansi di Balik Distribusi Air Bersih
Distribusi hari kedua melibatkan Dinas Sosial Kalsel, TP PKK Kalsel, PDAM Bandarmasih, dan Pramuka Kwartir Daerah Provinsi Kalsel. Kehadiran sejumlah pihak menyertai penyaluran, di antaranya Staf Ahli TP PKK Provinsi Kalsel Gusti Muhammad dan Ketua Bidang II TP PKK Provinsi Kalsel Hj. Anie Hanisyah.
Keterlibatan TP PKK dan Pramuka Kwarda Kalsel menjadi bagian dari sinergi lintas unsur dalam mendukung penanganan krisis air bersih. Kolaborasi itu menyatukan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan penyedia layanan air bersih untuk menjangkau warga di lokasi yang membutuhkan bantuan.
Respons Pemerintah terhadap Kebutuhan Dasar Warga
Kepala Dinsos Provinsi Kalsel M. Farhanie melalui Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Bidang Penanggulangan Bencana, Yoefi Fahromi, menyebut penyaluran air bersih sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Menurut Yoefi, distribusi dilakukan langsung ke sejumlah lokasi agar bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.
"Penyaluran ini merupakan bagian dari penanganan krisis air bersih untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Kami bersama pihak terkait berupaya agar bantuan dapat diterima langsung oleh warga yang membutuhkan," ujarnya di Banjarmasin, Sabtu (26/9/2026).
Penyaluran Berlanjut Selama Keterbatasan Akses Air Belum Teratasi
Dinsos Kalsel memastikan penyaluran bantuan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat di lapangan. Bantuan air bersih diharapkan meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Penyaluran pada hari kedua tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Kalsel bersama para mitra dalam menangani keterbatasan akses air bersih di Banjarmasin.