Pencarian

PDHI Kalsel Gelar Vaksinasi Rabies Massal Gratis 4 Oktober 2026 di Museum Lambung Mangkurat

Minggu, 27 September 2026 • 11:02:01 WIB
PDHI Kalsel Gelar Vaksinasi Rabies Massal Gratis 4 Oktober 2026 di Museum Lambung Mangkurat
Vaksinasi rabies massal gratis digelar PDHI Kalsel di Museum Lambung Mangkurat pada 4 Oktober 2026.

BANJARMASIN — Vaksinasi rabies massal ini menjadi bagian dari peringatan One Health PDHI 2026, program kolaborasi lintas sektor yang menyatukan kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan. PDHI Kalsel menilai pemberantasan rabies tidak bisa berjalan sendiri-sendiri karena dampaknya menyentuh berbagai aspek kehidupan warga.

Ketua PDHI Kalimantan Selatan, drh. Irindra Asdila Putri, menegaskan bahwa keterlibatan bersama menjadi kunci utama. "Rabies tidak hanya tentang hewan saja, tetapi juga manusia dan lingkungan. Jadi kita harus bersama-sama mengambil peran untuk dapat memberantas kasus rabies di Kalimantan Selatan," ucapnya.

Banjarbaru Jadi Zona Rawan Tertinggi dengan 9 Kasus

Data PDHI Kalsel mencatat 18 kasus rabies positif pada hewan sepanjang tahun 2025. Kota Banjarbaru menempati posisi zona rawan tertinggi karena menyumbang 9 kasus, atau setengah dari keseluruhan temuan di provinsi ini.

Kasus gigitan hewan penular rabies masih terus ditemukan di wilayah Kalsel. Irindra menyebut sumber penularan tidak hanya berasal dari anjing, tetapi juga kucing yang terinfeksi.

"Kasus gigitan anjing dan HPR masih ada di Kalimantan Selatan. Tidak hanya dari anjing saja, tetapi juga terdapat kucing yang menggigit manusia dan mengakibatkan rabies," katanya.

Cuci Luka 15 Menit dengan Air Mengalir Sebelum ke Fasilitas Kesehatan

Ketua Kegiatan One Health PDHI 2026, drh. Bayu Rakhmat Muslimin, menjelaskan vaksinasi berangkat dari temuan kasus gigitan anjing yang dinyatakan positif rabies. Vaksinasi dinilai sebagai langkah penting untuk mencegah munculnya kasus baru sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit.

"Kegiatan ini berangkat dari kasus gigitan anjing positif rabies. Karena itu, kami terus melaksanakan vaksinasi rabies untuk mencegah penyakit dan menekan populasi," ujar Bayu.

Bayu mengingatkan warga agar tidak menganggap sepele luka akibat gigitan hewan. Penanganan awal harus segera dilakukan sebelum mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

"Jangan anggap sepele luka akibat gigitan hewan. Jika ada yang tergigit hewan, maka segera cuci luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit," katanya.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Strategi Utama PDHI Kalsel

PDHI Kalsel menempatkan vaksinasi massal sebagai pintu masuk kolaborasi lebih luas antara dokter hewan, tenaga kesehatan manusia, dan pengelola lingkungan. Irindra menyebut langkah itu sebagai kolaborasi terbesar di bidang kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan di Kalimantan Selatan.

"Kita melaksanakan kolaborasi terbesar di kesehatan hewan, manusia dan lingkungan. Vaksinasi rabies massal secara gratis dalam rangka peringatan One Health PDHI 2026 untuk menekan penularan dan populasi," ujarnya.

Warga yang ingin memanfaatkan layanan gratis tersebut dapat datang langsung ke Museum Lambung Mangkurat pada 4 Oktober 2026. PDHI Kalsel belum merinci kuota hewan yang akan divaksin, namun menegaskan kegiatan ini terbuka sebagai bagian dari upaya menekan populasi hewan penular rabies di provinsi itu.

Follow www.kalselonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks