Ketua DPRD Kotabaru Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Penulis: Arif Budiman  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:30:02 WIB
Ketua DPRD Kotabaru Suwanti membacakan ikrar pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Kotabaru.

Ketua DPRD Kotabaru Suwanti mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momen memperkuat persatuan bangsa. Ajakan itu disampaikannya usai membacakan ikrar pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Kotabaru, kompleks perkantoran Sebelimbingan.

KOTABARU — Suwanti menilai peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan. Menurutnya, momen tersebut harus menjadi pengingat bahwa keberagaman yang ada di Kotabaru merupakan kekuatan yang wajib dijaga melalui nilai-nilai Pancasila.

"Alhamdulillah, peringatan Hari Kesaktian Pancasila terlaksana dengan baik; mari kita manfaatkan momen ini untuk mempererat persatuan demi keutuhan bangsa," ujar Suwanti.

Memahami Sejarah Jadi Kunci Menjaga Keutuhan Bangsa

Suwanti menekankan pemahaman sejarah menjadi langkah penting bagi setiap warga negara dalam menjaga keutuhan bangsa. Menurutnya, pemahaman itu sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan komitmen menegakkan Pancasila.

Ia mengingatkan Pancasila tidak cukup dipahami sebagai dasar negara semata. Nilai-nilainya harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai Pancasila Terlihat dari Gotong Royong dan Saling Menghormati

Menurut Suwanti, nilai-nilai Pancasila tercermin dalam sikap saling menghormati, rasa kebersamaan, gotong royong, serta menjunjung persatuan dan kesatuan. Ia berharap semangat itu terus dipelihara warga Kotabaru.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di kompleks perkantoran Sebelimbingan berlangsung dengan pembacaan ikrar oleh peserta upacara. Suwanti menyampaikan pernyataannya usai mengikuti rangkaian upacara tersebut.

Reporter: Arif Budiman
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top