KALIMANTAN SELATAN — Tesla merilis teaser baru Roadster generasi kedua yang akan diperkenalkan resmi pada 1 Oktober di Waco, Texas, dengan bocoran teknologi pendorong gas dingin turunan SpaceX. Mobil sport listrik ini masih menyimpan misteri soal spesifikasi, baterai, jarak tempuh, dan harga jual, tapi Tesla sudah membuka pre-order dengan uang muka USD50.000. Simak detailnya sebelum kamu memutuskan ikut antre.
Tesla kembali memanaskan pasar otomotif lewat unggahan teaser Roadster generasi kedua. Gambar yang dirilis hanya menampilkan garis lampu LED membentang selebar bodi depan, tanpa membocorkan bentuk keseluruhan atau detail teknis apa pun. Peluncuran resminya dijadwalkan berlangsung 1 Oktober di Waco, Texas.
Yang membuat diskusi semakin ramai bukan sekadar desainnya, melainkan pernyataan CEO Tesla, Elon Musk, soal kemungkinan penggunaan teknologi penggerak turunan SpaceX pada model ini.
Musk sebelumnya mengisyaratkan Roadster berpotensi dilengkapi beberapa pendorong gas dingin atau cold-gas thrusters yang ditempatkan di bagian belakang. Fungsinya untuk meningkatkan akselerasi dan pengendalian.
Namun, Tesla belum mengonfirmasi apakah teknologi tersebut benar-benar akan dipakai pada model produksi. Sampai sekarang, ini masih sebatas isyarat, bukan spesifikasi resmi.
Hingga saat ini, Tesla belum mengungkap spesifikasi resmi Roadster baru. Kapasitas baterai, jarak tempuh, dan harga jual belum ada angka pastinya.
Yang sudah dikonfirmasi secara resmi hanya dua hal: tanggal peluncuran dan skema pre-order. Tesla membuka kembali pemesanan awal dengan uang muka sebesar USD50.000.
Angka uang muka itu tergolong besar untuk ukuran pre-order kendaraan. Tapi Tesla tampaknya ingin menyaring peminat serius sejak awal, mengingat Roadster diposisikan sebagai mobil sport listrik berperforma tinggi.
Bagi calon pembeli di Indonesia, belum ada informasi soal ketersediaan resmi maupun estimasi harga dalam rupiah. Pemesanan yang dibuka saat ini berpusat di pasar Amerika Serikat.
Di luar Roadster, Tesla mengumumkan perkembangan penting lain: produksi truk listrik Semi telah memasuki tahap manufaktur skala besar. Ini terjadi hampir satu dekade setelah model tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2017.
Tesla mulai mengirimkan unit Semi kepada kelompok pelanggan terpilih pada akhir September 2026. Perusahaan menargetkan kapasitas produksi hingga 50.000 unit per tahun di pabriknya di Nevada.
Teaser Roadster generasi kedua memang berhasil membangun ekspektasi. Tapi sampai 1 Oktober nanti, semua angka dan fitur masih berupa isyarat, bukan fakta final.