BANJARMASIN — Hujan ringan diprakirakan turun di sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan pada Kamis (24/9/2026). Selain lima kabupaten/kota di kawasan Banjar Bakula dan sekitarnya, hujan dengan intensitas serupa juga berpotensi terjadi di Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Balangan, dan Kotabaru.
Meski hujan diprediksi turun pada sore hari, kondisi pagi di Kalsel masih diselimuti kabut asap. BMKG mencatat kabut asap pekat menyelimuti Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, dan Tapin.
Selain empat wilayah tersebut, udara kabur juga menyelimuti Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Balangan pada pagi hari. Udara kabur adalah istilah meteorologi BMKG untuk kondisi langit yang tampak buram atau keputihan akibat menurunnya jarak pandang.
Di Kalsel, kondisi ini disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung. Kabut asap dan udara kabur menjadi indikator bahwa kualitas udara di sejumlah daerah belum sepenuhnya normal.
Memasuki siang hari, cuaca cerah berawan diprakirakan mendominasi hampir seluruh wilayah Kalsel. Suhu maksimum hari ini mencapai 36 derajat Celsius.
Angka itu sejalan dengan pantauan BMKG yang mencatat suhu udara siang hari terasa cukup terik dengan maksimum di beberapa daerah mencapai 34 hingga 36 derajat Celsius. Puncak musim kemarau membuat cuaca panas dan kering mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan sejumlah wilayah, terutama di Kalimantan dan Sumatera, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan meteorologis serta risiko kebakaran hutan dan lahan. Peringatan ini relevan dengan kondisi Kalsel yang masih bergelut dengan kabut asap.
Kendati cuaca didominasi kering, potensi hujan ringan atau lokal tetap ada di sebagian kecil wilayah Indonesia. Curah hujan pada periode Agustus III hingga September II 2026 diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, sekitar 0–150 mm per dasarian.
Warga di wilayah yang diprakirakan diguyur hujan sore ini diminta menyiapkan payung atau jas hujan. Sementara bagi yang beraktivitas pagi, masker tetap diperlukan mengingat kabut asap dan udara kabur yang belum hilang.