KALIMANTAN SELATAN — Sebanyak 500 ibu hamil dari berbagai penjuru Kabupaten Brebes memadati halaman RSUD Brebes pada Selasa (11/8/2026). Mereka hadir dalam Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan dan Pemberian Bingkisan yang dibuka langsung Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M. Kegiatan bertema "Generasi Sehat Indonesia Hebat" ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pada kesehatan ibu dan calon penerus bangsa.
Pencapaian paling membanggakan adalah penurunan angka kematian ibu dan anak secara signifikan. Dari 34 kasus pada tahun sebelumnya, angka tersebut berhasil ditekan menjadi hanya 8 kasus sepanjang tahun ini.
"Ini adalah hasil nyata dari program unggulan kita — Cek Sehat Ibu Hamil — yang terus kami gencarkan ke seluruh pelosok daerah. Angka ini harus terus menurun, demi keselamatan setiap ibu dan buah hatinya di Brebes," ujar Bupati Paramitha.
Setiap ibu hamil yang hadir menerima bingkisan berisi beras 5 kilogram, telur, susu, vitamin, serta bahan makanan bergizi lainnya. Bupati Paramitha juga memerintahkan agar BPJS Kesehatan yang belum aktif bagi 13 ibu hamil dari 500 peserta segera diaktifkan.
Pemerintah Kabupaten Brebes telah menganggarkan sekitar Rp44 miliar untuk pembayaran iuran BPJS PBI bagi warga kurang mampu pada tahun ini. Langkah ini memastikan para ibu hamil bisa mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya.
Perkembangan RSUD Brebes juga menjadi sorotan. Rumah sakit daerah ini kini telah berkembang menjadi rumah sakit rujukan pendidikan, bahkan mahasiswa kedokteran dari Meksiko pun datang belajar ke sini.
"Dokter-dokter spesialis kita memiliki kemampuan yang luar biasa. Banyak pasien dari Jakarta pun kini memilih berobat ke RSUD Brebes. Kepercayaan ini wajib kita jaga dan tingkatkan kualitas pelayanannya dari waktu ke waktu," tegas Bupati.
Kepada para ibu hamil yang hadir, Bupati Paramitha berpesan agar semakin peduli terhadap kesehatan dan rutin memeriksakan kandungan. Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda, sehingga pemeriksaan berkala menjadi kunci keselamatan ibu dan janin.
"Bapak Presiden menargetkan Indonesia Emas pada tahun 2045. Semua bermula dari ibu yang sehat dan cerdas. Ibu yang hebat akan melahirkan generasi yang hebat pula," ucapnya menyentuh hati para peserta.
Di penghujung sambutannya, Bupati Paramitha menyampaikan pesan yang berkesan mendalam. "Ibu-ibu sekalian, pesan terakhir saya: jagalah kesehatan dan jaga kebahagiaan. Dari rahim ibu lahir masa depan bangsa," pungkasnya disambut tepuk tangan hangat dan haru dari seluruh hadirin.
Bupati Paramitha menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan atas pengabdian dan pelayanan tulus yang telah diberikan kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar semangat pelayanan tetap dijaga melalui prinsip sederhana: "Senyum, Sapa, Salam".
"Walaupun mungkin lelah, saat bertemu pasien tetaplah berikan senyum tulus. Sebuah senyum yang hangat mampu menenangkan hati pasien dan menjadi bagian dari kesembuhan mereka," pesannya lembut namun tegas.
Apresiasi juga diberikan untuk inovasi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Heru Padmonobo, M.Kes., yang dikenal aktif turun langsung ke desa-desa memantau pelayanan di Puskesmas. Survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Dinas Kesehatan Brebes pun telah mencapai angka 77 persen pada tahun 2026.
Bupati juga berharap perhatian mulai diberikan kepada para penderita gagal ginjal yang rutin menjalani cuci darah. Ia memohon dukungan dari Bank Jateng agar dapat turut mendukung upaya kemanusiaan tersebut.